Dalam kesempatan itu, Sandi Juga menceritakan perjalanan bisnisnya. Menurutnya, bisnis yang laris manis adalah bisnis yang dimulai saat krisis.
Ia menjadi pengusaha karena di-PHK pada tahun 1997. Setelah 25 tahun lebih membangun usaha yang bergerak di bidang keuangan, ia sudah membuka lapangan kerja bagi 30 ribu lebih karyawan di seluruh Indonesia.
"Untuk itu, saya titip kepada mahasiswa agar 3G, yakni gercep, kita harus gerak cepat. Geber, gerak bersama, kita bisa faster sendiri tapi kita bisa longer kalau gerak bersama. Terakhir gaspol, garap semua potensi yang bisa kita lakukan untuk membangun negeri," tandasnya.
(Rizka Diputra)