Sementara itu, untuk restoran yang ada di wilayah Kota Batu, juga mengalami penurunan omzet mencapai 80 persen, dibandingkan kondisi sebelum penerapan PPKM Darurat. Penjualan secara online, atau membungkus makanan, tidak mampu mendongkrak omzet restoran yang ada.
"Orang datang ke restoran itu, terkadang mencari suasana yang berbeda. Bukan bungkus, untuk dibawa pulang. Sepertinya, dibanding sebelum PPKM Darurat, penurunan mencapai 80 persen," jelas Sujud.
PHRI Kota Batu menaungi kurang lebih sebanyak 70 hotel dan restoran yang ada di wilayah tersebut, dengan jumlah tenaga kerja mencapai ribuan orang.
Baca juga: Tips Dapatkan Harga Murah untuk Menginap di Hotel
Kota Batu merupakan salah satu kota wisata yang ada di wilayah Jawa Timur. Selama masa PPKM Darurat, seluruh sektor pariwisata di wilayah tersebut ditutup, termasuk juga membatasi mobilitas dari wilayah lain, untuk masuk ke Kota Batu.
Hingga saat ini, secara keseluruhan di wilayah tersebut, ada sebanyak 1.952 kasus konfirmasi positif Covid-19. Dari total tersebut, sebanyak 1.566 orang dilaporkan telah sembuh, 154 orang dinyatakan meninggal dunia, dan sisanya berada dalam perawatan.
(Rizka Diputra)