“Setelah restorasi dan analisis cetak pada objek, kami berencana memulai proyek untuk memainkan instrumen itu,” kata Fidan, melansir Daily Sabah.
Ia juga mencatat bahwa instrumen semacam ini sebenarnya sangat umum di Turki. Seorang akademisi, Mahmud Kashgari menamakan alat musik tiup ini sebagai 'tütek' dalam 'The Diwan Lughat al-Turk' yakni sebuah kamus komprehensif pertama berbahasa Turki.
(Rizka Diputra)