Fakta-Fakta Menarik Tradisi Mayunan Bali, dari Sejarah hingga Keunikannya

, Jurnalis
Kamis 08 Juli 2021 09:03 WIB
Tradisi Mayunan di Desa Tenganan, Pengringsingan, Karangasem, Bali (Foto ANTARA/Fikri Yusuf)
Share :

Prosesi Mayunan dan Keunikannya

Tradisi Mayunan dilaksanakan usai melangsungkan Perang Pandan.

Ayunan yang terdiri dari 8 bangku tersebut ditempati oleh gadis Desa Tenganan yang disebut Daha, dengan mengenakan kain tradisional berwarna keemasan.

Sebelum menaiki ayunan, para Daha tersebut telah melalui prosesi ‘nyanjan’ yang ditandai dengan kerauhan (kesurupan) saat persembahyangan ‘Karya Pujawali’ yang dilakukan di Pura.

Untuk menggerakkan ayunan, terdapat masing-masing 1-2 orang Truna atau pemuda laki-laki di tiang penyangga ayunan yang bertugas untuk memutar ayunan yang diletakkan di halaman desa tersebut.

Adapun ayunan besar yang digunakan dalam prosesi tersebut merupakan ayunan berusia ratusan tahun yang tidak boleh sembarangan dimainkan, karena dipercaya sebagai ayunan sakral yang merupakan warisan nenek moyang masyarakat Tenganan.

(Salman Mardira)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya