Ia melanjutkan, pada PPKM Darurat ini semua pusat pariwisata dan ekonomi kreatif di Jawa dan Bali ditutup. Selain itu, wilayah lain yang di luar Jawa dan Bali menyesuaikan dengan kondisi masing-masing sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.
"Dalam pertemuan secara daring dengan 3-4 ribu pelaku kuliner dan ekonomi kreatif kita sudah men-challenge mereka dapat membantu pemerintah untuk melakukan digitalisasi ke target 10 juta orang," tuturnya.
"Bantuan untuk pelaku ekonomi kreatif ini harus dipercepat. Dana hibah pariwisata, bantuan insentif pemerintah, bantuan sosial, bantuan likuiditas untuk restrukturisasi kewajibannya terhadap perbankan sehingga mereka tidak mengalami situasi kerusakan permanen," kata Sandi menandaskan.
(Rizka Diputra)