Selama penutupan berlangsung, kegiatan operasional di kawasan wisata Tanah Lot tetap berjalan sebagaimana biasanya, seperti penjagaan dan perawatan.
"Mudah-mudahan situasi enggak berkepanjangan, penutupan ini hanya sampai 20 Juli, pada tahun lalu sudah pernah merasakan objek wisata ditutup, mudah-mudahan ditutupnya tidak lama-lama seperti tahun kemarin itu," katanya.
Baca juga: Mulai Hari Ini, Masuk Bali Wajib Tunjukkan Hasil Tes PCR Negatif COVID-19
Sementara data kunjungan wisatawan ke objek wisata Tanah Lot, sebelum PPKM darurat Jawa-Bali diberlakukan, kunjungan pada Juni lalu per hari mencapai 1.000 orang, sedangkan awal Juli mencapai 600 orang per hari.
(Salman Mardira)