Perre merupakan kota yang memegang kepentingan agama dan geopolitik pada periode kuno. Keindahan air pada kota ini disebutkan dalam sumber Romawi kuno, dan air mancur Romawi (tempat air mengalir-red), masih digunakan hingga saat ini. Kota ini digunakan sebagai tempat peristirahatan oleh para kafilah, wisatawan dan para tentara.
Kota kuno kehilangan arti pentingnya setelah periode Byzantium dan tidak pernah mendapatkan kembali masa kejayaannya. Makam batu menjadi daya tarik utama Kota Perre, diukir di bebatuan serta memiliki penampilan yang indah.
Selain itu, mozaik besar yang ditemukan di kota ini memiliki motif hati yang menarik, figur bola dunia tiga dimensi, dan modul geometris segi delapan.
(Rizka Diputra)