CHINA semakin serius dalam mengembangkan pariwisata yang sempat terpuruk akibat hantaman pandemi Covid-19. Salah satunya ialah dengan membangun bandara 'raksasa' yang menelan anggaran dengan nominal fantastis.
Ya, Bandara Internasional Chengdu Tianfu China kini telah rampung dibangun dan secara resmi dibuka. Penerbangan pertamanya, yang dioperasikan oleh Sichuan Airlines, lepas landas pada pukul 11.10 waktu setempat hari Minggu lalu, menuju Beijing.
Chengdu merupakan kota ketiga di negara itu yang memiliki dua bandara internasional, bergabung dengan Shanghai dan Beijing. Chengdu adalah ibu kota provinsi Sichuan.
Baca juga: Inilah Hotel Mewah Tertinggi di Dunia, Tarif Capai Rp200 Juta Per Malam
Di samping tenar dengan pandanya, Sichuan juga terkenal dengan masakannya yang pedas dan pemandangannya yang indah. Ini mungkin salah satu tujuan wisata paling populer di China. Untuk saat ini, China tetap tertutup bagi sebagian besar pelancong internasional.
Bandara Internasional Chengdu Tianfu diarsiteki konsorsium yang terdiri dari China Southwest Architectural Design and Research Institute, China Airport Construction Group Corporation dan firma arsitektur Prancis ADP Ingenierie.
Biaya yang dihabiskan pun tak main-main, yaitu sekitar 70 miliar Yuan Tiongkok (USD10,8 miliar) atau setara Rp156 triliun. Untuk tahap pertama ini, bandara tersebut mampu menampung hingga 60 juta penumpang per tahun.
Baca juga: Asyik Berenang di Pantai, Gadis Kecil Digigit Hiu
Kantor berita Xinhua melaporkan, bandara tersebut ditargetkan menampung terminal seluas 1,4 juta meter persegi, yang mampu menangani 120 juta penumpang setiap tahun.
Sebelum pandemi, Bandara Internasional Chengdu Shuangliu yang lama adalah yang terbesar keempat di negara ini, berdasarkan volume penumpang. Sampai hari ini, tiga landasan pacu dan dua terminal beroperasi, dengan luas total sekitar 700 ribu meter persegi.