Ketika barang-barang yang ditimbunnya menumpuk, maka yang terjadi adalah rumah yang berantakan, tidak adanya ruang kosong. Bahkan, mereka akan menyimpan barang-barangnya di ruangan yang tidak seharusnya ketika sudah penuh, seperti di kamar mandi, halaman rumah, atau bahkan kamar tidur.
Orang yang mengidap hoarding disorder mungkin tidak melihatnya sebagai masalah, membuat pengobatan menjadi sulit. Tetapi perawatan intensif dapat membantu orang dengan hoarding disorder memahami bagaimana keyakinan dan perilaku mereka dapat diubah sehingga mereka dapat hidup lebih aman dan lebih menyenangkan.
Hingga saat ini, belum diketahui secara jelas apa yang menyebabkan seseorang bisa terkena hoarding disorder. Sebagian besar berpengaruh pada faktor genetika, fungsi otak, dan peristiwa kehidupan yang penuh tekanan sedang dipelajari sebagai kemungkinan penyebabnya.
(Helmi Ade Saputra)