PERUSAHAAN farmasi AstraZeneca pada Selasa 22 Juni 2021 menyatakan Vaksin AstraZeneca efektif melawan Varian Delta dan Kappa Covid-19 yang pertama kali diidentifikasi di India. Efektivitas ini diketahui berdasarkan hasil sebuah penelitian.
Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Oxford itu menyelidiki kemampuan antibodi monoklonal dalam darah dari orang yang pulih dan dari mereka yang divaksinasi untuk menetralkan Varian Delta dan Kappa Covid-19.
Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Vaksin AstraZeneca dan Sinopharm
Dikutip dari Reuters, Rabu (23/6/2021), pada pekan lalu analisis oleh Public Health England (PHE) menunjukkan bahwa vaksin yang dibuat oleh Pfizer Inc dan AstraZeneca memberikan perlindungan tinggi lebih dari 90 persen terhadap rawat inap dari Varian Delta covid-19. Sementara penelitian terbaru Oxford sendiri dilakukan berdasarkan analisis terbaru PHE ini.