Dr Shigeru Omi, penasihat medis utama pemerintah Jepang, mengatakan pada Jumat dalam sebuah laporan bahwa cara paling aman untuk mengadakan pertandingan bulan depan adalah tanpa penonton sama sekali.
“Kami percaya jalan keluar paling baik adalah tidak memperbolehkan penggemar masuk ke dalam venue,” kata Omi pada konferensi pers Jumat, sebagaimana dilansir oleh laman Insider. "Terlepas dari mengadakan Olimpiade atau tidak, Jepang memiliki risiko terus-menerus dari kebangkitan infeksi yang memberi tekanan pada sistem medis."
Perhelatan olahraga tersebut dijadwalkan akan dimulai pada 23 Juli dan berakhir pada 8 Agustus.
(Edi Hardian )