Rencana lain termasuk mengubah bangunan berbentuk pertunjukan kuda menjadi ruang pertunjukan dan acara.
Mereka juga berharap untuk membuka bar koktail pada tahun 2025, yang dibangun dimana tempat toko roti dulu berada dengan pemandangan Gunung Vesuvius.
"Kami ingin pulau itu menarik pengunjung sepanjang tahun, tidak hanya selama bulan-bulan musim panas yang ramai.” kata Costa.
"Pariwisata harus berkelanjutan, tapi Santo Stefano akan lebih dari itu.”
"Ini akan menjadi pusat bagi akademisi dunia yang bersatu pada isu-isu kunci seperti kebijakan hijau, hak asasi manusia, kebebasan berbicara, kewarganegaraan Eropa dan dialog Mediterania." tambahnya.
(Edi Hardian )