4. Proteksi vaksin
Sebuah studi dari Public Health England mendapati, dua dosis Vaksin Pfizer punya level keefektivitasan 88 persen terhadap penyakit simtomatik dari varian delta.
Sementara untuk Vaksin AstraZeneca, dua dosis vaksin ini dikatakan mencapai 60 persen efektif melawan penyakit simtomatik. Kuncinya adalah dosis lengkap, dua kali suntikan.
Baca juga: Peneliti Temukan Varian Delta B1617.2 pada Orang yang Sudah Divaksin Covid-19
Jika AstraZeneca dan Pfizer yang diterima hanya satu kali dosis, tingkatnya efektif melawan varian delta hanya berada di angka 33 persen. Lalu bagaimana dengan vaksin selain Pfizer dan AstraZeneca?
Amesh Adalja menegaskan tidak perlu khawatir, sebab pada dasarnya semua varian kalah dengan vaksin.
"Vaksin efektif melawan kesakitan parah hingga rawat inap dan kematian. Yang penting bagi saya, lebih ke penyakit parah, rawat inap, dan kematian. Merujuk hal-hal itu, semua varian pada dasarnya kalah dengan vaksin," tegasnya.
(Hantoro)