Perbedaan Mendasar Vaksin Astrazeneca dan Sinovac, Siapa Lebih Ampuh Mencegah Penularan?

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Sabtu 12 Juni 2021 15:57 WIB
Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)
Share :

MESKIPUN vaksin Covid-19 sudah diizinkan untuk masyarakat umum yang berusia di atas 18 tahun, tapi banyak orang masih ragu. Mengingat, vaksin yang digunakan adalah vaksin merek Astrazeneca.

Vaksin AstraZeneca yang masih diragukan keamanannya oleh sebagian masyarakat terbukti sebaliknya. Ya, vaksin ini manfaatnya jauh lebih besar dibandingkan risiko efek samping yang ditimbulkan. 

Kementerian Kesehatan pun menerangkan bahwa vaksin AstraZeneca sudah sesuai standar Badan Kesehatan Dunia (WHO), untuk itu tidak ada keraguan bagi sesiapa yang ingin menerima vaksin tersebut. 

Lalu, Komnas KIPI dengan tegas memberitahu hasil investigasinya terkait kematian penerima vaksin AstraZeneca yang sempat menghebohkan publik beberapa bulan lalu bahwa kejadian tersebut tidak ada kaitan dengan vaksin yang diterima. Dengan kata lain, tidak ada yang perlu dikhawatirkan mengenai vaksin AstraZeneca. 

Ahli Vaksin Dokter Dirga Rambe bahkan menerangkan bahwa vaksin AstraZeneca itu memiliki fungsi luar biasa yaitu mencegah penularan Covid-19. Pernyataan ini dia sampaikan melalui Instastory belum lama ini. 

"(Vaksin) Yang mencegah penularan hanya Pfizer, Moderna, dan AstraZeneca," katanya di media sosial. Pernyataan Dokter Dirga ini sudah mendapatkan izin untuk dimuat di MNC Portal, Sabtu (12/6/2021). 

Dokter Dirga di Instatory-nya pun menjelaskan terkait fungsi vaksin Sinovac dan Sinopharm, yang ternyata berbeda dengan AstraZeneca. "Sampai saat ini, vaksin inactivated seperti Sinovac dan Sinopharm itu hanya terbukti mencegah sakit yang berat, termasuk kematian, ya," tambahnya. 

Studi yang dilakukan Oxford University menguatkan pernyataan Dokter Dirga. "Hanya butuh satu dosis vaksin Pfizer dan AstraZeneca dapat mengurangi penyebaran virus hingga 65 persen. Kemanjuran akan semakin meningkat dengan pemberian dua dosis," ungkap studi tersebut, dilansir dari ITV. 

Itu kenapa, pemberian vaksin AstraZeneca masih direkomendasikan dua dosis, karena manfaatnya akan jauh lebih besar. Diterangkan juga dalam laman Business Insider, virus Covid-19 sangat mungkin menyebar dari orang ke orang, itu kenapa pemberian dua dosis menjadi penting. 

"Vaksin AstraZeneca tidak hanya mengurangi keparahan penyakit dan mencegah kematian setiap hari, namun sekarang kami melihat bahwa vaksin ini juga memiliki dampak tambahan dalam mengurangi kemungkinan menularkan Covid-19 ke orang lain," ungkap Mary Ramsay, kepala Public Health England (PHE). 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya