PASTI banyak yang penasaran dengan sistem dan fitur-fitur dalam sebuah pesawat. Kok bisa ya masker oksigen keluar secara tiba-tiba di atas kepala penumpang ketika ada situasi darurat? Kali ini Kapten Vincent Raditya akan memberi tahu jawabannya.
Captain Vincent Raditya adalah seorang pilot yang aktif membuat konten edukasi tentang dunia aviasi. Pada video terbarunya ia menjelaskan tentang sistem oksigen di dalam pesawat.
Baca juga: Vincent Raditya Ungkap Rahasia Kehidupan Pilot di "Lesehan" Bareng Robby Purba dan Mumuk Gomez
Ia menjelaskan bahwa pada pesawat Airbus A320, terdapat 3 jenis sistem oksigen. Yang pertama adalah crew oxygen mask, lalu ada passenger oxygen generator, dan yang terakhir portable oxygen. Kenapa sistem oksigen tersebut harus ada di dalam pesawat? Karena seiring dengan kenaikan ketinggian, tekanan udara akan semakin menurun.
Pada umumnya manusia normal masih dapat bernafas dengan baik di bawah kurang lebih 1000 kaki, bergantung dengan kemampuan adaptasi masing-masing orang. Pesawat biasanya terbang di ketinggian 30.000 - 42.000 kaki, karena hal tersebut lah sistem oksigen diperlukan dalam sebuah pesawat.
Untuk yang berada di dalam kokpit, sistem oksigen pada umumnya menggunakan full face quick donning mask, yang mempermudah dan mempercepat proses pemasangan. Oksigen tersebut tersimpan di dalam sebuah kontainer kecil dimana ketika ditekan tombolnya, maka tekanan udara akan membantu tali penyangga supaya langsung terbuka dan terpasang di bagian wajah.
Vincent Raditya (Instagram)
“Juga ada kacamatanya guys, jadi ketika terjadinya sebuah asap di pesawat maka baik mata kita dan pernafasan kita sudah terlindungi” jelas Vincent.
Selanjutnya Vincent menjelaskan tentang sistem oksigen yang berada di bagian penumpang yang biasanya adalah chemical generated oxygen. Ketika digunakan, penumpang dapat menghirup oksigen yang dihasilkan dari bahan kimia.
Baca juga: Kapten Vincent Raditya Ungkap 5 Faktor Penyebab Pesawat Delay, Apa Saja?
Kemudian Vincent membahas ketika ada kejadian yang tidak terduga, seperti pecahnya bodi pesawat. Kejadian tersebut dapat membuat tekanan udara berubah drastis, karena itu passenger oxygen generator akan keluar secara otomatis.
Yang terakhir adalah portable oxygen yang berbentuk botol yang dapat dibawa-bawa, ada juga portable breathing equipment yang dapat membuat kita bernafas normal.
Yuk intip penjelasan lengkap dari Captain Vincent hanya di YouTube channel Vincent Raditya!
https://www.youtube.com/watch?v=TIJaXVr31yo