Meski belum diketahui pasti mengapa gajah-gajah itu berpindah tempat, laporan Xinhua menyebutkan bahwa kurangnya persediaan tanaman makanan di habitat hutan menekan hewan tersebut, yang jumlahnya berkembang di Yunnan dalam beberapa dekade terakhir.
Baca juga: Lagi Selfie, Ayah-Anak Ini Nyaris Terinjak Gajah
Konflik antara warga desa dan gajah bisa muncul begitu hewan tersebut meninggalkan area lindung dan masuk ke pemukiman warga serta memakan hasil panen. Kerugian sekitar 1,1 juta dolar AS (sekitar Rp15,71 miliar) disebabkan oleh kawanan gajah ini.
Pemerintah setempat, Yunnan, yang berbatasan dengan Vietnam, Laos dan Myanmar, menggunakan penghalang jalan dan makanan berton-ton dalam upaya mengalihkan haluan gajah selama beberapa pekan belakangan, sambil mengevakuasi daerah permukiman.
(Salman Mardira)