Pengobatan yang diberikan penyintas thalasemia ini belum ada. Namun pengobatan atau terapi harus di rumah sakit dengan tenaga medis yang kompeten.
Jalan untuk penyintas thalasemia agar bertahan hidup adalah transfusi darah rutin. Supaya darah mengalir ke seluruh tubuh, tumbuh kembang baik, serta memperbaiki organ-organ tubuh.
"Pemberian kelasi besi berikutnya, penyandang thalasemia berat ini berisiko kelebihan besi dan akhirnya meracuni tubuh dan melekat di sluruh organ.
dr Mulat berujar, saat ini kelasi besi bisa diminum. Kalau dulu disuntik, jadi berat untuk pasien yang bisa jenuh.
Ya, dua terapi ini sangat dibutuhkan penderita thalasemia. Di samping deteksi dini atau mencegah.
"Kalau ada ya dijaga dan rutin berobat, yang belum ya dicegah agar tidak thalasemia," tutupnya.
(Helmi Ade Saputra)