Putu Astawa menambahkan pihaknya menawarkan destinasi pada sembilan kabupaten/kota sebagai tempat WFB agar kegiatan tidak hanya fokus di satu tempat wisata, sehingga terjadi pemerataan pertumbuhan ekonomi di seluruh sektor pariwisata.
"Kami imbau agar jajaran kementerian bisa memeratakan lokasi work from Bali," katanya.
Sebelumnya, Menparekraf sudah mengawalinya dalam beberapa kali "berkantor" di Bali dan rencana WFB akan menjadi dasar perluasan dari program kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif.
"Kami akan mempelajari tingkat kunjungan wisatawan pada libur Waisak lalu yang mencapai 9.500 orang. Dengan jumlah kenaikan kedatangan pelancong yang sudah membaik itu, kami optimistis ekonomi pariwisata Bali bisa cepat pulih dengan adanya program work from Bali," katanya.
(Salman Mardira)