Bangun Pusat Wisata Kuliner, Banda Aceh Butuh Anggaran Rp60 Miliar

Antara, Jurnalis
Jum'at 28 Mei 2021 12:45 WIB
Masterplan kawasan wisata kuliner di Peunayong, Banda Aceh (Antara)
Share :

PEMBANGUNAN lokasi wisata kuliner dan perdagangan jasa lainnya di bekas lokasi pasar Peunayong, Banda Aceh, diperkirakan membutuhkan anggaran hingga sekitar Rp60 miliar.

"Kita prediksi kebutuhan anggaran pembangunan wisata kuliner dan perdagangan jasa ini sekitar Rp55 miliar sampai Rp60 miliar," kata Kepala Dinas PUPR Banda Aceh Jalaluddin, Kamis.

Baca juga:  Bangun Pusat Wisata Kuliner, Pemkot Banda Aceh Relokasi Ratusan Pedagang

Jalaluddin mengatakan, di kawasan Peunayong tersebut terdapat tiga titik tempat penjualan yakni pasar ikan, Kartini dan lapangan SMEP, memiliki lahan sekitar 11,7 hektare (Ha). Seluruh area itu akan dibangun lokasi wisata kuliner, perdagangan jasa hingga tempat bermain anak.

"Lahan pembangunannya di pasar lapangan SMEP seluas delapan ribu meter, pasar ikan 2,7 ribu meter, dan pasar sayur Kartini sekitar 1.000 meter," ujarnya.

 

Jalaluddin menyampaikan, untuk konsep rencana pembangunan tersebut sudah difinalisasi serta diusulkan tahun ini agar kemudian dapat direalisasi pada mata anggaran 2022 mendatang.

"Wacana ini sudah kita usulkan tahun ini dan akan dilaksanakan 2022 mendatang, kita persiapkan terus termasuk membahas masalah tata ruangnya," kata Jalaluddin.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya