Satgas Tegaskan Kasus Pembekuan Darah Tidak Berkaitan dengan Vaksin Covid-19

MNC Portal, Jurnalis
Rabu 26 Mei 2021 12:37 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Profesor Wiku Adisasmito. (Foto: KPCPEN)
Share :

JURU Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Profesor Wiku Adisasmito mengatakan kasus kematian akibat trombo emboli atau pembekuan darah tidak berkaitan dengan vaksin covid-19. Kasus tersebut memang selalu dikaitkan dengan program vaksinasi yang sedang berlangsung.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah telah memastikan faktor keamanan, mutu, kualitas, dan khasiat vaksin covid-19 yang digunakan. Jadi perlu dipahami masyarakat bahwa vaksin covid-19 tidak menurunkan angka kematian atau angka kesakitan akibat penyakit selain covid-19.

Baca juga: Vaksin Moderna Diklaim Aman untuk Remaja 12-17 Tahun, Efikasinya Capai 100% 

Penjelasan ini diharapkan menjawab kebingungan masyarakat bahwa pemberian vaksin covid-19 bisa menyebabkan kematian. Seperti dalam kasus kematian akibat trombo emboli, ini sebenarnya penyakit tersendiri, di mana terjadi pembekuan darah yang terbentuk di pembuluh darah yang terlepas dan terbawa aliran darah hingga menyumbat pembuluh darah lain.

"Ditambah lagi, trombo emboli vena merupakan penyakit kardio vaskular paling sering terjadi di dunia," ungkap Profesor Wiku, seperti dikutip dari keterangan resminya, Rabu (26/5/2021).

Ia menjelaskan, kejadian ini bukan tidak mungkin terjadi secara bersamaan. Tapi ditegaskan bahwa kejadian tersebut tidak berhubungan dengan adanya vaksinasi covid-19.

Baca juga: Efikasi Rendah, Vaksin asal China Butuh Suntikan Ke-3? 

Sebab sebelum dilakukan vaksinasi, para penerima harus dalam keadaan sehat berdasarkan hasil skrining yang dilakukan petugas. Satgas pun terus mengimbau para petugas untuk melakukan skrining secara teliti sebelum dan secara menyeluruh sesuai kaidah yang ditetapkan.

"Dalam proses skrining, para penerima vaksin diharapkan jujur dalam menjawab pertanyaan secara jujur. Apabila memungkinkan, para calon penerima dapat melakukan pengecekan agar saat menerima vaksin dalam keadaan sehat," terangnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya