Duh, 4,5 Juta Data Penumpang Maskapai di India Diretas

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis
Senin 24 Mei 2021 20:00 WIB
Air India (Foto: Globalnews)
Share :

NEW DELHI - Data pribadi sejumlah wisatawan yang belum ditentukan jumlahnya telah disusupi setelah perusahaan yang melayani maskapai nasional India diretas.

"Para peretas dapat mengakses data selama 10 tahun termasuk nama, paspor, dan detail kartu kredit dari Sistem Layanan Penumpang SITA yang berbasis di Atlanta," ujar Air India dalam sebuah pernyataan pada Jumat dilansir Okezone dari Global News CA.

Peretasan ini terbongkar setelah hampir tiga bulan sejak pertama kali diinformasikan oleh penyedia IT.

 

Baca Juga:

 5 Festival Budaya Terkenal di Negara Bagian India

Pria Muslim Ditahan karena Meminta Orang-orang Pasang Bendera Palestina di Rumah dan Kendaraan

Peretasan yang terjadi pada akhir Februari telah membahayakan data beberapa maskapai besar global juga. SITA waktu itu sempat menyebut Singapore Airlines, New Zealand Air dan Lufthansa termasuk yang terkena dampaknya.

Air India mengatakan hampir 4,5 juta penumpang di seluruh dunia terkena dampak serangan "yang sangat canggih" itu tetapi tidak merinci berapa banyak jumlahnya. Dikatakan tidak ada data kata sandi yang dibobol selama serangan itu dan saat ini perusahaan sedang menyelidikinya.

 

Perusahaan mengatakan melalui email kepada pelanggannya bahwa mereka harus mengubah kata sandi akun mereka sebagai tindakan pencegahan.

(Edi Hardian )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya