MESKIPUN dinyatakan aman dan digunakan di berbagai negara, tapi tidak bisa dipungkiri bahwa vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca memiliki banyak kontroversi. Di beberapa negara, termasuk Indonesia, penggunaan vaksin ini pun ditangguhkan.
Pemberhentian edar vaksin AstraZeneca di Indonesia sendiri dilakukan agar bisa dilakukan penelitian lebih lanjut. Pasalnya, sudah ada 2 korban meninggal dunia, pasca-dilakukan penyuntikan vaksin AstraZeneca.
Merangkum dari laman Instagram resmi Bidang Koordinasi Relawan @satgas.relawan, Kamis (19/5/2021), berikut fakta terkait keamanan vaksin AstraZeneca yang sedang menjadi perhatian masyarakat.
1. Penghentian sementara hanya berlaku pada vaksin AstraZeneca batch CTMAV547 yang sedang diuji sterilitas dan toksisitas.
2. Tidak semua vaksin AstraZeneca yang dihentikan sementara penggunaannya di Indonesia. Vaksin AstraZeneca yang dari batch lain saat ini masih digunakan dalam program vaksinasi.
Dengan dua fakta ini, masyarakat diimbau untuk tidak takut dan khawatir terkait dengan keamanan vaksin.
"Mari kawal dan sukseskan bersama program vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Tetap melakukan protokol kesehatan 3M yakni mencuci tangan pakai sabun dan air, mengenakan masker, dan menjaga jarak," tulis keterangan tersebut.
(Martin Bagya Kertiyasa)