Surat kabar Financial Times baru saja mengabarkan berita teranyar terkait vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh AstraZeneca dan Universitas Oxford.
Mengutip Reuters, Rabu (19/5/2021) vaksin Covid-19 AstraZeneca disebutkan bekerja dengan baik sebagai suntikan dosis penguat (booster) ketiga. Dari suatu penelitian, pada para peserta penelitian vaksin AstraZeneca menunjukkan hasil bahwa vaksin ini bisa meningkatkan antibodi terhadap protein lonjakan virus corona.
Kabar ini muncul, ketika produsen vaksin tersebut mengingatkan bahwa masyarakat dunia akan membutuhkan suntikan booster rutin setiap tahun alias booster tahunan, sebagai upaya dalam mengatasi berbagai varian virus.
Meski beberapa ilmuwan disebutkan mempertanyakan apakah sebetulnya suntikan booster semacam ini benar-benar dibutuhkan dunia global.