Sinopharm Vaksin Pertama Asal China yang Dapat Izin WHO

Pradita Ananda, Jurnalis
Senin 10 Mei 2021 13:16 WIB
Ilustrasi Vaksin Sinopharm asal China. (Foto: Rawpixel/Freepik)
Share :

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) akhirnya mengeluarkan izin penggunaan penggunaan darurat (emergency use) Vaksin Sinopharm asal China. Terbitnya persetujuan penggunaan darurat untuk Vaksin Sinopharm ini bisa dikatakan menjadi momentum spesial.

Mengingat, ini untuk pertama kalinya WHO memberikan izin penggunaan vaksin asal China untuk penyakit menular apa pun. Daftar darurat WHO adalah sinyal bagi regulator nasional bahwa suatu produk itu aman dan efektif.

Keputusan menyetujui Vaksin Sinopharm dikatakan lebih lanjut diambil oleh kelompok penasihat teknis WHO yang bertemu sejak 26 April untuk meninjau data klinis terbaru dan praktik manufaktur vaksin.

Baca juga: WHO Setujui Penggunaan Vaksin Sinopharm Asal China 

Berdasarkan keterangan Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, vaksin covid-19 yang diproduksi Sinopharm kini telah diperbolehkan masuk daftar vaksin di program penyediaan vaksin gratis dari COVAX.

"Ini memperluas daftar vaksin covid-19 yang dapat dibeli COVAX, dan memberi kepercayaan kepada negara-negara untuk mempercepat persetujuan peraturan mereka sendiri dan untuk mengimpor serta mengelola vaksin," kata Tedros, seperti dikutip dari laman Reuters, Senin (10/5/2021).

Baca juga: WHO Setujui Vaksin Covid-19 Sinopharm dari China, Bagaimana dengan Sinovac? 

Penasihat senior WHO Bruce Aylward mengatakan terkait suplai vaksin melalui COVAX, untuk jumlah seberapa banyak dosis vaksin yang akan diberikan ke program COVAX, maka itu akan menjadi keputusan pihak Sinopharm sendiri.

"Mereka (Sinopharm) berusaha memberikan dukungan yang substansial, menyediakan dosis substansial. Sementara pada saat yang bersamaan, tentu saja mencoba untuk melayani rakyat China," tambah Bruce Aylward.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya