Wahab mengatakan pihaknya memberi apresiasi kepada Pemkab Bintan dan pemerintah pusat yang sudah memberi berbagai kemudahan dan stimulus kepada pihak perhotelan dan resort agar tetap bertahan.
"Kami juga memberi berbagai stimulus kepada perhotelan dan resort," ujarnya.
Ia juga memberi apresiasi kepada Pemerintah Indonesia yang mempercayakan Lagoi sebagai kawasan pariwisata yang berstandar protokol kesehatan sejak September 2020. Kepercayaan yang diberikan itu akan menumbuhkembangkan Lagoi, yang kini ikut mendorong agar Pemerintah Singapura membuka akses warganya ke Lagoi.
"Kami melihat usaha yang dilakukan Pemerintah Indonesia agar Pemerintah Singapura membuka 'lockdown' agar warganya dapat berkunjung ke Lagoi. Memang, kebijakan ini hanya dapat dilakukan melalui negosiasi antarpemerintah," tuturnya.
Wahab mengungkapkan usaha perhotelan dan resort di Lagoi tetap menunjukkan optimistis akan kembali jaya. Di saat pandemi COVID-19 ini, empat pengusaha perhotelan dan resort akan dibangun di Lagoi yakni Holiday Inn, Endego, Four Point by Sheraton, dan The Haven.
Empat perusahaan ini akan beroperasi paling cepat tahun 2022. Empat perusahaan ini akan menyerap ribuan tenaga kerja.
"Tentu ini kabar baik, dengan harapan COVID-19 segera berakhir," katanya.
Pandemi COVID-19 masih patut diwaspadai namun pariwisata domestik mulai bebenah dan menanti kedatangan wisatawan lokal untuk menggeliatkan kembali perekonomian.
Lagoi salah satu objek wisata di Kabupaten Bintan Kepulauan Riau dengan penerapan protokol kesehatan yang tinggi siap menerima turis dari berbagai negara.
(Salman Mardira)