MASYARAKAT etnis minoritas Zhuang di Kota Guilin, Daerah Otonomi Xinjiang, China, merayakan Festival San Yue San dengan berbagai aktivitas.
Berbagai tempat atraksi seni hingga rumah makan dipadati warga kota wisata di wilayah barat daya China itu mulai Rabu 14 April hingga Kamis (15/4/2021) dini hari.
Baca juga: Paspornya Diblokir, 89 Warga China Dilarang Bepergian ke Luar Negeri
Di Alun-alun Guilin, ribuan masyarakat berkumpul di depan panggung pertunjukan seni yang dibangun oleh pemerintah setempat untuk mewadahi bakat berkesenian warga etnis minoritas tersebut.
Pemerintah Daerah Otonomi Guangxi menetapkan hari libur sekolah pada festival yang secara tradisional dirayakan sebagai hari ulang tahun Kaisar Kuning, seorang pahlawan budaya legendaris dalam mitologi China.
Berbagai pusat jajanan dan perbelanjaan juga dipadati para pengunjung, khususnya kaum remaja, karena San Yue Sun itu identik dengan Hari Kasih Sayang ala etnis Zhuang.
Baca juga: China Undang Uni Eropa Kunjungi Xinjiang, Tempat Tinggal Muslim Uighur
"Hari ini saya dan pacar mencoba makan-makan di restoran yang khusus menyajikan daging kuda," kata Liu Wei di sebuah restoran di pinggir Sungai Li.
Perempuan berusia 28 tahun tersebut mengaku baru pertama kali menyantap daging kuda atas ajakan sang kekasih.