Menurut Adham, penjaga Masjid Ar-Rahman, pendiri masjid ini merupakan beberapa orang ulama terkenal di antaranya Syekh Baka yang mempunyai banyak murid hingga sampai ke luar langkat dan Sumatera Utara.
Kayu-kayu bahan bangunan awal masjid ini berasal dari Pulau Penang, Malaysia yang diangkut memakai perahu–perahu waktu itu.
“Ini dari Penang, (diangkut) pakai perahu,” katanya.
Masjid Ar-Rahman hingga kini masih terus digunakan warga untuk ibadah.
Masjid ini memerlukan perawatan khusus mengingat bahannya dari kayu dan usianya sudah lebih 2 abad.
(Salman Mardira)