KABAR baik datang dari COVAX. Program besutan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ini sudah mengirimkan vaksin covid-19 gratis ke 102 negara.
Meski ada beberapa kendala, berdasarkan laporan COVAX yang dirilis pada Kamis 8 April kemarin, telah dikirim hampir 38,4 juta dosis vaksin covid-19 ke 102 negara berkembang dan miskin di dunia yang tersebar di enam benua.
Baca juga: Vaksin AstraZeneca Gratis dari India Diharapkan Bisa Dikirim Mei Mendatang
Seperti dikutip dari laman Reuters, Jumat (9/4/2021), St Lucia Island di Karibia tercatat sebagai negara ke-100 yang menerima vaksin gratis dari COVAX. Setelah itu ada Iran.
Pencapaian ini diraih dengan durasi waktu sekira 6 pekan usai peluncuran pasokan vaksin gratis. Jumlah tersebut bisa dibilang cukup mengagumkan, mengingat dalam proses distribusi vaksin covid-19 gratis, seperti diungkapkan GAVI dan WHO, ada beberapa kendala keterlambatan di dalamnya.
Baca juga: India Tunda Ekspor Vaksin AstraZeneca untuk COVAX, Ini Alasannya
Berkurangnya ketersediaan pengiriman pasokan vaksin diketahui tertunda untuk pada bulan Maret dan April. Salah satu penyebabnya, sebagian besar vaksin produksi Serum Institute of India yang akan dikirim saat ini diputuskan diprioritaskan disimpan dan digunakan untuk program vaksinasi di India.
Pasalnya, berdasarkan laporan per Senin 5 April kemarin, kasus infeksi harian di India melampaui 100.000 kasus untuk pertama kalinya.