Dokter Boyke Sebut Sunat Kurangi Risiko Penularan PMS

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis
Jum'at 09 April 2021 11:29 WIB
Sunat (Foto: New Jersey Urology)
Share :

Sebab dalam kondisi normal kepala alat kelamin pria yang tidak disunat tertutup kulup atau kulit. Butuh perawatan khusus seperti pembersihan secara berkala bagi pria yang tidak disunat.

Dia juga mengatakan, ada sejumlah pasangan perempuan yang khawatir jika pasangannya tidak disunat terdapat bakteri Ecoli atau sejenisnya.

Sementara itu, Ketua PP Ikatan Ahli Bedah Indonesia (IKABI), Prof. Andi Asadul Islam menambahkan, terdapat berbagai metode sunat. Mulai dari konvensional, laser atau electric couter, dan klamp bisa menjadi prosedur pilihan ketika seseorang ingin disunat.

"Pada zaman dulu, memang sunat dolakukan dengan cara konvensional. Didahului anestesi, terus dipotong sedikit dari atas dulu bagian kanan, melingkar ke kanan, lalu melingkar ke kiri baru dijahit. Dengan pemotongan tersebut banyak risiko yang bisa dihadapi saat disunat, sekarang metode lebih modern," terang Profesor Andi.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya