Pihaknya sedang mempersiapkan destinasi-destinasi yang prioritas untuk dikembangkan termasuk salah satunya desa wisata di berbagai wilayah di tanah air.
“Saat ini desa wisata menjadi alternatif kunjungan wisatawan berbasis alam terbuka dan budaya. Kita sedang coba hadirkan dalam 90 hari kedepan untuk penerapan genose di desa-desa wisata. Terlebih dengan peniadaan mudik alat GeNose ini menjadi penting untuk dihadirkan di desa-desa wisata. Ketiga ini membangkitkan confidence bagi para wisatawan dan pelaku parekraf, karena dengan masifnya testing COVID-19 ini memberikan kepastian rasa aman dan nyaman wisatawan,” katanya.
Sementara itu, salah satu wisatawan Eropa Alexandra Strelchenko yang dijumpai saat mengantre untuk melakukan proses GeNose mengaku sangat senang dengan proses testing GeNose yang sangat mudah dan cepat. Sehingga mempermudah proses untuk menuju tahapan selanjutnya di dalam bandara.
“Saya senang karena prosesnya teratur dan cepat, kemudian yang paling menggembirakan adalah hasil saya negatif sehingga bisa pulang ke negara saya,” ujarnya.
(Salman Mardira)