Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya telah menyiapkan cara untuk mendanai kelanjutan masjid yang akan menjadi ikon wisata religi di daerah itu.
Ia menyebutkan cara pertama yaitu dengan menjadikan masjid terapung masuk ke dalam kawasan pengembangan waterfront city atau kota tepi air Talao Pauh yang saat ini menjadi objek wisata baru di daerah itu.
Sedangkan cara kedua, yaitu dirinya akan mengunjungi Duta Besar Timur Tengah di Jakarta untuk menanyakan peluang bantuan untuk masjid terapung.
Lalu cara ke tiga, melanjutkan dengan fokus dengan penggunaan APBD Pariaman setidaknya selama dua tahun untuk pembangunan masjid terapung itu.
(Salman Mardira)