Kandungan lemak daging kelinci jauh lebih rendah dibandingkan daging lainnya. Hal ini membuat jumlah kalori yang dihasilkan lebih sedikit. Dengan kandungan kalori yang lebih rendah, maka mengonsumsi daging kelinci baik ketika sedang menjalankan program diet.
2. Kaya protein
Dengan rendahnya kandungan lemak, maka itu daging kelinci lebih kaya protein. Kandungan protein pada daging kelinci hampir dua kali lipat jumlah semua asam amino dibandingkan daging ayam atau sapi.
3. Kaya vitamin B12
Daging kelinci mengandung vitamin B12 yang jauh lebih tinggi dibandingkan daging sapi dan ayam. Ini artinya dapat menjadikan sumber yang baik bagi orang yang kekurangan vitamin B12. Lalu daging kelunci juga kaya vitamin E. Tetapi, daging kelinci tidak mengandung vitamin A, vitamin C, dan vitamin D.