Menurut Zainal, penerapan protokol kesehatan yang baik dan lingkungan sekolah aman merupakan faktor yang harus dipenuhi jika pembelajaran tatap muka kembali dilakukan. Hal ini bertujuan mengurangi angka infeksi covid-19 melalui klaster sekolah.
Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, sekira 14 persen dari total kasus covid-19 Indonesia berasal dari anak sekolah. Oleh karena itu, edukasi mengenai cara melindungi diri dan keluarga dari virus corona sangatlah penting dilakukan, termasuk anak-anak.
"UNICEF memahami pentingnya peran dunia usaha dalam hal ini," pungkasnya.
(Hantoro)