Terakhir, cara kerja jenis berikutnya adalah materi genetik. Jadi, hanya bagian DNA atau RNA dari virusnya yang diambil. Maka cara kerjanya adalah setelah materi genetiknya masuk, lalu seseorang akan dibuat untuk membuat protein yang menyebabkan infeksi tersebut.
"Jadi dia masuk ke sel, kemudian selnya memproduksi protein spike namanya yang menyebabkan infeksi dan kemudian setelah memproduksi protein spike tersebut dirangsang oleh materi genetik vaksinasi. Kemudian orang tersebut akan dibuat mengenali, dan membentuk antibodi terhadap protein spike tersebut," tukasnya.
Baca juga: Vaksinasi Lansia Jauh dari Target, Kemenkes Ungkap 5 Alasannya
(Hantoro)