Sebagai daerah yang rawan bencana, dirinya juga menegaskan terkait pentingnya mitigasi bencana, di antaranya terus melakukan koordinasi dalam pemantauan bencana, menyiapkan sertifikasi usaha pariwisata
Betul betul lakukan mitigasi bencana, pantau cuaca, siapkan titik kumpul, jalur evakuasi , serta edukasi kepada wisatawan dan pelaku usaha wisata.
"Kita bisa lebih tanggap kalau terus berlatih, seperti di Jepang," kata Sandiaga Uno.
Baca juga: Sandiaga Uno Lawan Terorisme, Destinasi Wisata Akan Dipasangi CCTV
Sedangkan Direktur Kawasan Wisata Tanjung Lesung, Purnomo mengatakan, pihaknya masih terus mengembangkan kawasan ekonomi khusus pariwisata seluas 1500 hektare tersebut.
"KEK yang dikembangkan dan diresmikan sejak 2015 ini, diharapkan bisa mendongkrak pariwisata di Banten. Kami terus berupaya mengembangkan dan mengundang para investor dari luar dan sudah menyampaikan komitmennya," kata Purnomo.
Menparekraf Sandiaga Uno mengakhiri kunjungannya di Banten dengan mengunjungi kawasan wisata Anyer, Kabupaten Serang.
(Rizka Diputra)