Obat-obatan di sini khususnya adalah obat OTC (over the counter) alias obat yang bisa dibeli dengan bebas. CDC mengatakan Anda tidak boleh mengonsumsi obat-obatan yang dijual bebas seperti ibuprofen, asetaminofen, dan aspirin sebelum vaksinasi dengan tujuan mencoba mencegah efek samping. Dikatakan Deborah Fuller, ahli mikrobiologi Universitas Washington, karena dengan mengonsumsi obat yang dijual bebas seperti ibuprofen , yang mana adalah antiperadangan yang bisa menumpulkan respons tubuh terhadap vaksin, karena itu dapat mengganggu kemampuan vaksin tersebut untuk memberikan kita respons yang paling kuat.
2. Jangan menato atau menindik tubuh
Kulit adalah penghalang pertama untuk melawan pathogen dan dirancang untuk memicu respons imun. Modifikasi tubuh seperti tato atau tindik dapat merangsang respons kekebalan yang mungkin tidak ingin kita alami dalam kombinasi dengan respons imun dari vaksin. “Jadi sebagai tindakan pencegahan, mungkin jangan dulu menjadwalkan janji temu tato atau piercing Anda dua minggu sebelum atau setelah vaksinasi,” kata Deborah.
3. Jangan lakukan vaksinasi lain di waktu bersamaan