“Sangat memalukan bahwa kita harus sampai pada titik ini, meminta orang (untuk memakai topeng), padahal kita harus sadar akan resiko yang kita hadapi,” katanya.
Otoritas federal telah memutuskan untuk menutup situs wisata reruntuhan Chichén Itzá Maya di negara bagian tetangga Yucatan mulai 1-4 April 2021 untuk menghindari kemungkinan penyebaran virus corona.
Kompleks kuil yang luas adalah situs arkeologi kedua yang paling banyak dikunjungi di Meksiko, dan biasanya menarik sekitar 1,8 juta pengunjung per tahun.
Baca juga: Gara-Gara Sushi Gratis, Ribuan Orang Ganti Nama Jadi Salmon