Lalu, terkait pengembangan destinasi wisata, kami ingin memastikan bahwa Desa Wisata terintegrasi dan terlibat di dalamnya. Dengan Inovasi, Adaptasi dan Kolaborasi, masyarakat di desa wisata harus merasakan betul dampak dari segi ekonominya, dimana peluang usaha dan lapangan kerja semakin terbuka untuk masyarakatnya.
Baca juga: 8 Fakta Unik Negara Tajir, Tak Punya Bandara, Penduduknya Bebas Party
Dalam kesempatan yang sama, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo menjelaskan revitalisasi destinasi dan peningkatan kepercayaan pasar sangat penting untuk menciptakan rasa aman berwisata di Indonesia.
“Hal ini bisa dicapai melalui program vaksinasi, perluasan sertifikasi CHSE, serta peningkatan kemampuan SDM Parekraf dan melalui percepatan program vaksinasi dan penciptaan herd immunity pada destinasi prioritas, perluasan sertifikasi CHSE serta re-skilling dan up-skilling pekerja Parekraf,” jelas Angela.
(Salman Mardira)