Wakil Direktur Operasi Lapangan UWA Charles Tumwesigye mengatakan, tercatat 367 insiden perburuan liar di taman nasional antara Februari dan Mei 2020. Jumlah ini meningkat dua kali lipat dari insiden yang sama terjadi pada 2019.
UWA menambahkan, perburuanliar ini berpengaruh pada sektor pariwisata Uganda. Pasalnya sektor pariwisata di sana menyumbang hampir 10 persen dari PDB Uganda dan 23 persen dari total ekspor luar negeri.
“Pendapatan dari pariwisata memainkan peran penting dalam meningkatkan mata pencaharian masyarakat di sekitar taman nasional” kata UWA.
Melihat insiden ini yang pernah terulang sebelumnya, para ahli percaya bahwa kejadian ini didukung karena aktivitas anti-perburuan yang telah berkurang sejak pandemi karena sektor wisata ditutup.
Di samping itu, penduduk juga berjuang dalam memerangi pendapatan yang berkurang, sehingga mau tidak mau harus berjuang memberi makan keluarga dengan jalan memasang perangkap karena sudah putus asa.
(Dewi Kurniasari)