Pandemi Covid-19 membuat banyak orang stres dan mengalami kesulitan untuk tidur. Bahkan ada istilah baru untuk menggambarkan penderitaan tersebut yakni coronasomnia.
Dokter Andreas Prasadja RPSGT mengatakan, sebenarnya Covid-19 tidak menyebabkan insomnia. Namun penyebabnya adalah gaya hidup selama pandemi yang membuat banyak orang mengalami insomnia alias coronasomnia.
Saat WFH, banyak orang yang beraktivitas dari rumah. Mereja bekerja, belajar, meeting virtual, ini semua dilakukan di rumah."Bahkan mereka melakukannya di kamar tidur," terang Dokter Andreas belum lama ini.
Ini membuat tubuh susah mengenali siang dan malam. Akibatnya banyak orang mengalami coronasomnia.
Padahal tidur merupakan terapi alami penting yang mirip dengan obat agar tubuh kita tetap sehat, baik fisik maupun mental.