Baca juga: Ditemukan di Indonesia, Mutasi N439K Kebal Antibodi Manusia
"Mutasi itu sudah ada ratusan, bahkan mungkin ribuan jumlahnya. WHO ada protokol standar, ada yang masuk VOI, karena mereka ada potensi penularan dan tingkat fatalitasnya, tapi masih dugaan. WHO akan teliti lebih dalam untuk strain baru yang masuk (klasifikasi)," tegas Menkes Budi.
"Nah, varian N439K itu tidak termasuk dalam dua klasifikasi tersebut, baik VOI maupun VOC," tandasnya.
(Hantoro)