"Jika nantinya akan ada rencana pembangunan fasilitas pendukung wisata kita minta dibuat semacam bunker saja, jangan bangunan seperti gedung. Itu bangunan yang baru dibuat oleh pemkab dan bantuan provinsi di atas sudah rusak di bagian atap dan besi-besinya keropos semua," terangnya.
Kerusakan bangunan diatas Bukit Kaba ini tambah dia, akibat pengaruh dari uap belerang dari kawah gunung dan menyebabkan besi-besinya korosi dan berkarat sehingga cepat rusak serta atap yang rusak akibat embusan angin kencang.
Sejauh ini TWA Bukit yang diakses dari pintu utama di Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong telah menjadi salah satu wisata vulkano di Provinsi Bengkulu dan setiap tahunnya dikunjungi ribuan orang.
(Rizka Diputra)