Hal ini sejalan dengan apa yang sudah disampaikan Badan Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya yaitu vaksin AstraZeneca tidak berbahaya dan sebaiknya diteruskan penggunaannya.
"Tidak ditemukan kaitan secara langsung antara pemberian vaksin AstraZeneca dengan peningkatan risiko pembekuan darah," tegas jubir WHO, Margaret Harris.
Harris melanjutkan, karena itu pemberian vaksin AstraZeneca sebaiknya dilanjutkan. "Karena vaksin itu adalah 'vaksin yang sangat sempurna'," terangnya.
WHO tengah menyelidiki laporan terkait efek samping vaksin AstraZeneca tersebut. "Namun, kami dapat katakan bahwa tidak ada hubungan sebab-akibat yang ditemukan antara pemberian vaksin AstraZeneca dengan masalah kesehatan yang banyak dilaporkan," ungkap Harris.
(Helmi Ade Saputra)