PEMERINTAH Kota (Pemkot) Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), akan membangun sentra kuliner ikan di objek wisata Loang Baloq, Kecamatan Sekarbela, sebagai upaya mendukung pertumbuhan ekonomi terhadap sektor informal sekitar.
Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana mengatakan, untuk pembangunan sentra kuliner ikan tersebut, pemerintah kota mendapat bantuan dana dari pemerintah pusat sebesar Rp2,4 miliar.
"Sentra kuliner ikan akan kita bangun pada lapak yang lama pada bagian utara Taman Loang Baloq," katanya.
Baca juga: Asyik! Pelancong Bisa Wisata City Tour Sambil Belanja Mutiara di Mataram
Pertumbuhan sektor informal di kawasan Loang Baloq khususnya di sepanjang jalan saat ini mulai ramai, dengan tawaran menu khas ikan bakar yang disajikan bersama makanan khas Pulau Lombok yakni pelecing kangkung, beberok, dan terong bakar.
"Keberadaan mereka inilah yang akan kita tata agar bisa dikemas menjadi lebih baik sehingga menarik minat pengunjung," katanya.
Mohan mengatakan, anggaran Rp2,4 miliar untuk pembangunan sentra kuliner ikan itu, awalnya direncanakan akan dibangun di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Babakan, yang merupakan lokasi rencana pembangunan kolam retensi.
Akan tetapi, akses masuk di kawasan tersebut dinilai kurang representatif sehingga dialihkan lagi ke Loang Baloq.