Lebih lanjut, dr. Fajri pun menjelaskan hal yang membedakan varian N439K dengan Covid-19 terdahulu. Menurutnya ada beberapa perubahan (mutasi) pada bagian tertentu pada suatu virus, salah satunya adalah protein spike.
“Varian baru ini disebut N439K sebab terdapat perubahan asam amino pada urutan yang ke-439 dari N menjadi K pada protein spike,” lanjutnya.
Meski demikian masyarakat diimbau untuk tidak takut dengan varian baru tersebut. Salah satu cara untuk mencegah terjadinya penularan virus adalah dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M yakni mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.
(Helmi Ade Saputra)