"Ini akan memulai harapan dan menebar semangat baru bahwa Bali is Back dan Bali sebagai ikon pariwisata adalah sebagai semangat kita untuk membangkitkan ekonomi kita dan memulihkan pascapandemi," ujarnya.
Ditambahkannya, selain vaksinasi yang disiapkan di kawasan pariwisata Nusa Dua dan Ubud, program tersebut juga dilaksanakan di sejumlah titik lainnya di Pulau Dewata, seperti Sanur, Nusa Penida dan destinasi lainnya.
"Selain itu, 177 desa wisata yang masuk dalam program padat karya dapat menjadi desa wisata berkelanjutan dan desa wisata sehat, karena warganya sudah divaksin dan patuh terhadap protokol kesehatan yang ketat dan disiplin," tuturnya.
(Rizka Diputra)