Vivi juga menyebut sederet alasan kelompok usia muda justru lebih banyak yang enggan divaksinasi. Yaitu faktor kekhawatiran terhadap efek samping (46,8%) dan keamanan (43,2%) menjadi alasan utama keraguan ikut vaksinasi.
"Responden yang bersedia divaksinasi juga memiliki sejumlah alasan. Seperti ingin diri dan keluarga terlindungi dari Covid-19 (69,8% dan 55,3%)," tambah dia.
Kemudian alasan lain juga menyebut bahwa vaksin sudah lolos uji BPOM (35,7%) dan bersertifikat halal (32,3%), juga menjadi alasan kesediaan vaksinasi.
(Martin Bagya Kertiyasa)