Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo Prof. Bambang Suryadi, Ph.D., menjelaskan bahwa anggota KOPI terdiri para pemerhati dan pecinta Indonesia yang sementara ini berjumlah 30 orang, terdiri dari 10 orang berasal dari para alumni PUSKIN dan selebihnya merupakan para akademisi, budayawan, pengusaha, dan wartawan yang memiliki pengalaman berkunjung ke Indonesia dan berinteraksi dengan orang Indonesia.
Pembentukan KOPI Mesir didasari pada eratnya hubungan kedua negara yang telah terjalin sejak lama. Mesir merupakan negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia dan masyarakat kedua negara memiliki banyak kesamaan karakter dan budaya.
Sementara itu, para pelajar Indonesia telah menimba ilmu di Mesir jauh sebelum kemerdekaan Indonesia dan terus berlanjut hingga saat ini. Sesuai dengan data KBRI Kairo, hingga awal tahun 2021, lebih dari 10.000 pelajar dan mahasiswa Indonesia tercatat menuntut ilmu di berbagai lembaga pendidikan di Mesir.
(Salman Mardira)