Remaja Peminum Alkohol Berisiko Tinggi Alami Pikun Dini

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Rabu 10 Maret 2021 13:16 WIB
Ilustrasi minuman alkohol. (Foto: Freepik)
Share :

DERETAN masalah kesehatan maupun psikis akan dialami remaja yang sudah merasa senang ketika mengonsumsi minuman alkohol. Salah satu masalah yang akan dialami remaja peminum alkohol adalah pikun dini.

Dokter spesialis kesehatan jiwa Dr dr Kristiana Siste SpKJ(K) menerangkan bahwa mengonsumsi alkohol dapat memengaruhi kualitas otak manusia dan ini sifatnya permanen. Ya, ketika minuman alkohol masuk ke tubuh maka kualitas otak sudah pasti akan berbeda dibandingkan mereka yang tidak pernah minum alkohol sama sekali.

Baca juga: Wajah Memerah Setelah Minum Alkohol, Waspada Anda Rentan Alzheimer 

"Jadi, meski dosisnya kecil itu tetap memberi dampak pada kualitas otak dan sifatnya permanen atau tidak akan bisa kembali ke kondisi otak sehat semula," katanya dalam webinar FKUI, Rabu (10/3/2021).

Terkait pikun dini, makin muda seseorang mengonsumsi alkohol maka pikun dini pun makin mungkin terjadi. Artinya ketika seseorang sudah menjajal alkohol sejak remaja, maka risiko pikun dini makin tinggi.

Baca juga: Hati-Hati, Banyak Minum Alkohol Bisa Sebabkan Jerawat hingga Penuaan Dini 

Lantas, bagaimana masalah itu dapat dijelaskan dalam dunia medis?

"Konsumsi alkohol bisa membuat gangguan memori akibat penyusutan volume otak. Nah, efeknya adalah pikun dan semakin muda Anda mengonsumsi alkohol, maka risiko pikun dini semakin tinggi," papar dr Siste.

Ia menerangkan bahwa berdasar hasil studi yang pernah dilakukan, tercatat angka konsumsi alkohol sudah dimulai sejak usia 10 tahun, meski angka cukup tinggi terlihat pada usia 20 hingga 24 tahun.

Baca juga: Duh, Pengguna Narkoba dan Alkohol Meningkat Tajam Selama Pandemi Covid-19 

"Soal jenis alkohol yang banyak diminum adalah wine, beer, spirits, dan jenis alkohol lainnya termasuk di dalamnya oplosan," ungkapnya.

Ya, minuman oplosan menjadi ancaman serius semua pihak karena barang tersebut dijual dengan harga yang murah dan dapat diakses oleh semua usia, termasuk remaja. Oleh karena itu, kata dr Siste, perlu adanya aturan yang lebih tegas terhadap minuman oplosan tersebut.

(Hantoro)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya