5. Istanbul (Turki)
Sebenarnya, Istanbul, Turki tidak hanya populer dikalangan pelancong muslim. Ini karena kota tersebut memiliki kebudayaan dan kerajinan yang begitu kaya. Arsitektur bangunannya pun tidak perlu diragukan lagi, sangat indah dan akan memingatkan setiap wisatawan akan kemuliaan Islam.
Salah satu bangunan ibadah yang menjadi ikon kota Istanbul adalah Masjid Hagia Sophia yang menjadi simbol perdamaian antara umat muslim dan nasrani. Ada juga Blue Mosque, sebuah masjid yang memiliki 6 menara indah dengan tembok berlapis keramik biru.
(Foto: Instagram/@ilqar.foedus)
Di sana juga terdapat Museum Topkapi di mana tersimpan berbagai barang peninggalan Rasulullah Muhammad Shallallahu alaihi wasallam, Hirepolis, sisa peninggalan bersejarah dari Yunani Kuno, dan bangunan lainnya. Istanbul juga menjadi pusat pengetahuan, politik, dan spiritual pada kekhalifahan terlama dalam sejarah Islam, yaitu Ottoman.
6. Andalusia (Spanyol)
Andalusia menjadi bukti penyebaran agama Islam ke belahan Eropa. Tercatat dalam sejarah, Islam telah masuk ke Andalusia sejak tahun 92 Hijriah saat kota tersebut masih dikuasai oleh orang-orang Gothic. Kaum muslim yang berada di Afrika Utara memasuki kawasan ini dengan dipimpin oleh Musa bin Nushair dan Thariq bin Ziyad.
(Foto: Instagram/@granada.wanderer)
Umat Islam telah membuat Andalusia menjadi Menara ilmu dan agama di jantung Eropa. Kota-kota di dalamnya pun terkenal dengan kecantikannya, seperti Granada, Cordoba, Sevilla, dan Toledo. Selain itu, empat kota tersebut juga bagian penting bagi peradaban Islam di Eropa, khususnya Andalusia.
(Rizka Diputra)